Diskusi yang berlangsung di Taman Masjid Kampus UIN Sunan Kalijaga tersebut dihadiri oleh beberapa Mahasiswa dari berbagai jurusan yang berbeda serta kampus yang berbeda, pada diskusi tersebut membahas mengenai hubungan antara aksi para Aktivis dengan Permasalahan kenaikan BBM yang diisi oleh Maulana Ichsanuddien, S.Pd.I. Akhir-akhir ini terjadi berbagai aksi penolakan terhadap kenaikan harga BBM diberbagai daerah di indonesia. Kenaikan BBM bukan masalah perut semata atau sebuah permasalahan pribadi atau sekelompok orang saja namun permasalahan umat, dibalik adanya peristiwa tersebut terdapat berbagi permasalahan yang harus diselesaikan dan dilihat sebagai sebuah pandangan yang menyeluruh (tidak parsial). Sebagai Mahasiswa muslim, seharusnya memiliki kepemimpinan berfikir yang islami, memandang segala hal dilihat dari sudut pandang islam. Islam telah memberikan pengaturan pada berbagai bidang dalam kehidupan. Sebagai contoh dalam menanggapi permasalahan berupa kenaikan harga BBM, dimana pada saat ini menjadi hal yang panas. Seharusnya dasar dalam penolakannya tidak hanya karena membebani masyarakat, namun seharusnya karena alasan Syariat yang terlanggar, dimana aturan Allah telah disingkirkan dalam berbagai bidang dalam kehidupan. Pemerintah telah melakukan liberalisasi pada sektor hilir, dimana pengelolaan sumber daya alam pengelolaannya diberikan kepada asing, Pemerintah indonesia hanya mengusasi (memiliki) sekitar 20% dari kilang minyak yang ada di negeri ini. seharusnya pemerintah menguasai dan mengelola seluruh kilang minyak yang ada, entah nanti dalam pengelolaannya membutuhkan alat atau pekerja asing itu masalah lain. Permasalahan tersebut harus dipandang secara menyeluruh, diselesaikan pada akarnya dimana akibat-akibat permasalahan muncul. Kapitalisme menjadi akar dari permasalahan ekonomi yang ada pada saat ini sehingga diperlukan perubahan dan mengganti sistem ekonomi Kapitalisme dengan sistem Islam yang dapat menjadi “obat” bagi permasalahan dalam kehidupan, dan tentu saja hal tersebut dengan alasan utnuk menjalankan perintah Allah ta’ala.
Wednesday, November 26, 2014
Ngopi#9 - Meneropong Relasi Kenaikan Harga BBM dan Demonstrasi Mahasiswa
Posted by Muhammad Al Fatih on 2:39 AM in ngopi | Comments : 0
Diskusi yang berlangsung di Taman Masjid Kampus UIN Sunan Kalijaga tersebut dihadiri oleh beberapa Mahasiswa dari berbagai jurusan yang berbeda serta kampus yang berbeda, pada diskusi tersebut membahas mengenai hubungan antara aksi para Aktivis dengan Permasalahan kenaikan BBM yang diisi oleh Maulana Ichsanuddien, S.Pd.I. Akhir-akhir ini terjadi berbagai aksi penolakan terhadap kenaikan harga BBM diberbagai daerah di indonesia. Kenaikan BBM bukan masalah perut semata atau sebuah permasalahan pribadi atau sekelompok orang saja namun permasalahan umat, dibalik adanya peristiwa tersebut terdapat berbagi permasalahan yang harus diselesaikan dan dilihat sebagai sebuah pandangan yang menyeluruh (tidak parsial). Sebagai Mahasiswa muslim, seharusnya memiliki kepemimpinan berfikir yang islami, memandang segala hal dilihat dari sudut pandang islam. Islam telah memberikan pengaturan pada berbagai bidang dalam kehidupan. Sebagai contoh dalam menanggapi permasalahan berupa kenaikan harga BBM, dimana pada saat ini menjadi hal yang panas. Seharusnya dasar dalam penolakannya tidak hanya karena membebani masyarakat, namun seharusnya karena alasan Syariat yang terlanggar, dimana aturan Allah telah disingkirkan dalam berbagai bidang dalam kehidupan. Pemerintah telah melakukan liberalisasi pada sektor hilir, dimana pengelolaan sumber daya alam pengelolaannya diberikan kepada asing, Pemerintah indonesia hanya mengusasi (memiliki) sekitar 20% dari kilang minyak yang ada di negeri ini. seharusnya pemerintah menguasai dan mengelola seluruh kilang minyak yang ada, entah nanti dalam pengelolaannya membutuhkan alat atau pekerja asing itu masalah lain. Permasalahan tersebut harus dipandang secara menyeluruh, diselesaikan pada akarnya dimana akibat-akibat permasalahan muncul. Kapitalisme menjadi akar dari permasalahan ekonomi yang ada pada saat ini sehingga diperlukan perubahan dan mengganti sistem ekonomi Kapitalisme dengan sistem Islam yang dapat menjadi “obat” bagi permasalahan dalam kehidupan, dan tentu saja hal tersebut dengan alasan utnuk menjalankan perintah Allah ta’ala.
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

Post a Comment